Laman

Sabtu, Maret 23, 2013

PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI



1.    Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi adalah peningkatan hasil produksi (output) dalam tingkatan nyata ekonomi, dan diukur melalui angka perubahan hasil produksi setiap tahunnya dalam jangka yang panjang.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi:
·           Sumber daya alam (SDA)
Suatu negara yang sumber daya alamnya melimpah, seperti kesuburan tanah, iklim, cuaca, hasil hutan dan tambang, akan mempunyai kesempatan yang besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang pesat.
·           Akumulasi Modal dan teknologi
Modal dan teknologi sangat penting artinya bagi pertumbuhan ekonomi, karena dipergunakan untuk mengolah SDA yang masih bersifat potensial (belum dimanfaatkan) menjadi SDA yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Modal dan teknologi mampu mempertinggi tingkat efesiensi, membuka penemuan baru dan meningkatkan kualitas produksi.
·           Sumber daya manusia (SDM)
Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh sumber daya manusia, karena manusia merupakan pelaksana pembangunan ekonomi. Semakin tinggi kualitas SDM dalam suatu negara, maka semakin tinggi pula tingkat produktivitas dinegara tersebut
·           Sistem sosial dan sikap masyarakat
Masyarakat modern akan lebih terbuka dan bersifat positif terhadap perubahan yang secara otomatis ditimbulkan oleh pembangunan ekonomi, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat segera terwujud
·           Luas pasar atau pangas pasar
Barang dan jasa yang akan dijual kepada konsumen memerlukan daerah pemasaran dan pangsa pasar yang tepat, baik didalam maupun diluar negeri. Semakin luas daerah pemasaran dan pangasa pasar yang dimiliki, akan semakin besar pula peluang untuk mencapai pertumbuhan ekonomi
Indikator-Indikator Pertumbuhan Ekonomi
Perekonomian dikatatakan mengalami pertumbuhan apabila jumlah balas jasa riil terhadap penggunaan faktor-faktor produksi pada tahun tertentu lebih besar dari tahun sebelumnya
Indikator yang digunakan untuk menghitung pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut:
·      Tingkat Pertumbuhan GDP (Gross Domestic Product)
·      Tingkat Pertumbuhan GNP (Gross National Product)
Pertumbuhan ekonomi dikatakan meningkat apabila terjadi kenaikan GNP riil dari tahun sebelumnya. Kenaikan GNP tersebut dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:

    



Keterangan :
GNP      = Perubahan GNP
GNPt-1    = GNP tahun sebelumnya (sebelum berubah )
GNPt      = GNP pada tahun t
GNPt0     = GNP tahun yang digunakan sebagai pembanding
Gt           =  Tingkat pertumbuhan ekonomi pada Tahun t ( %)
GNPt0      = GNP pada tahun tertentu yang di gunakan sebagai pembanding
Strategi Pertumbuhan Ekonomi
1.     Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian
Pembangunan pertanian bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit kapital; meskipun dalam investasi pada pembuatan jalan, saluran dan fasilitas pengairan, dan pengembangan teknologinya. Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. Di samping itu pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan pendapatan di sektor tersebut.
2.     Strategi Impor Versus Promosi Ekspor
          Stategi industrialisasi via substitusi impor pada dasarnya dilakukan dengan membangun industri yang menghasilkan barang-barang yang semula diimpor. Alternatif kebijakan lain adalah strategi industrialisasi via promosi ekspor. Kebijakan ini menekankan pada industrialisasi pada sektor-sektor atau kegiatan produksi dalam negeri yang mempunyai keunggulan komparatif hingga dapat memproduksinya dengan biaya rendah dan bersaing dengan menjualnya di pasar internasional. Strategi ini secara relatif lebih sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaing di pasar internasional.
3.    Perlunya Disertivikasi
Usaha mengadakan disertivikasi bagi negara-negara pengekspor utama minyak dan gas bumi merupakan upaya mempertahankan atau menstabilkan penerimaan devisanya.
2.    Pembangunan Ekonomi
Pembangunan ekonomi adalah proses dan langkah-langkah yang dilakukan oleh suatu negara untuk meningkatkan PNB dan pendapatan perkapita penduduknya dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi. Sumber pembiayaan pembangunan ekonomi adalah simpanan domestik, investasi asing, serta bantuan dari luar negeri. Pembangunan ekonomi mempunyai tiga unsur penting yaitu:
1.    Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses, yaitu rangkaian kegiatan pembangunan yang dilakukan secara terus menerus dengan maksud mengubah keadaan perekonomian tertentu menjadi keadaan perekonomian yang diinginkan
2.    Pembangunan ekonomi dilakukan untuk meningkatkan PNB dan pendapat per kapita, sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan ekonomi
Indikator Pembangunan  Ekonomi
1.     Pertumbuhan Produk Domestik Bruto, yaitu total produksi barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam 1 tahun
2.     Produk Domestik Bruto per Kapita, negara mengusahakan agar PDB per kapita naik secara simultan (terus-menerus) seiring dengan pertumbuhan penduduk
3.    Indeks Kualitas Hidup, merupakan merupakan indeks non-ekonomi untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat (Phisical Quality of Life Index). PQLI terdiri atas 3 indikator yaitu kematian bayi, angka harapan hidup, tingkat ‘melek huruf’
4.    Indeks Pembangunan Manusia, meliputi indeks gabungan dari indeks harapan hidup, indeks pendidikan, indeks standar hidup yang layak
Hambatan  dan Kebijakan Dalam Pembangunan Ekonomi
1)   Hambatan pembangunan ekonomi di negara berkembang:
1.    Lingkaran Setan Kemiskinan
Lingkaran setan mengandung arti deretan melingkar kekuatan-kekuatan yang sama lain beraksi dan bereaksi sedemikian rupa sehingga menempatkan suatu negara miskin tetap berada dalam keadaan melarat. Simiskin misalnya kurang makan, karena kurang makan kesehatannya menjadi buruk karena fisiknya lemah kapasitas kerjanya rendah, karena kapasitasnya rendah penghasilannya pun rendah dan itu berarti ia miskin akhirnya ia tidak mempunyai cukup makan dan seterusnya. Bila keadaan seperti itu dikaitkan dengan negara secara keseluruhan dapat dikemaas kedalam dalil kuno: ‘suatu negara miskin karena ia miskin.’
Lingkaran setan pada pokoknya berasal dari faktor bahwa produkivitas total dinegara terbelakang sangatrendah sebagai akibat kekurangan modal, pasar yang tidak sempurna dan keterbelakangan perekonomian. Lingkaran setan tersebut jika dilihat dari sudut permintaan dapat dijelaskan sebagai berikut:rendahnya tingkat pendapatan nyata menyebabkan tingkat dermintaan menjadi rendah, sehingga pada gilirannya tingkat investasipun rendah. Tingkat investasi yang rendah menyebabkan modal kurang dan produktivitas rendah. Inilah yang ditunjukkan pada gambar 1. Produktivitas rendah tercermin didalam pendapatan nyata yang rendah. Pendapatan nyata rendah berarti tingkat tabungan juga rendah. Tingkat tabungn yang rendah menyebabkan tingkat investasi rendah dan kurang modal. Kekurangan modal pada gilirannya bermuara pada produktivitas rendah. Dengan demikian lingkaran setan itu lengkaplah jika dilihat dari sudut penawaran. Lingkaran ini digambarkan pada gambar 2 tingkat pendapatan rendah yang mencerminkan rendahnya investasi dan kurangnya modal, merupakan ciri umum kedua lingkaran setan tersebut.




·      Kegiatan sektor pertanian masih tetap tradisional dan produktivitasnya sangat rendah.
·      Kebanyakan negara menghadapi masalah kekurangan dana modal dan barang modal ( peralatan produksi ) yang modern.
·      Perkembangan penduduk yang sangat pesat.
2.    Pengangguran
      Tenaga terampil, terdidik dan keahlian kewirausahaan penawarannya masih jauh dibawah jumlah yang diperlukan.
3.    Inflasi
4.    Neraca Pembayaran Internasional
5.    KURS (Nilai Mata Uang)
6.    Pertumbuhan Ekonomi
Kombinasi produksi yang terbatas seperti ingin menciptakan swasembada beras tetapi tidak didukung oleh produksi komoditas pengganti  beras, akibatnya selalu kekurangan produksi sehingga pertumbuhan ekonomi tidak optimal.
7.    Berbagai masalah institusi, sosial, kebudayaan dan politik sering dihadapi.
2)   Kebijakan pemerintah mempercepat pembangunan ekonomi:
·      Diversifikasi kegiatan ekonomi
·      Mengembangkan infrastruktur
·      Meningkatkan tabungan dan inventasi
·      Meningkatkan taraf pendidikan
·      Mengembangkan institusi yang meggalakkan pembangunan
Strategi dalam pembangunan ekonomi
1.      Mengembangkan kegiatan utama ekonomi (agribisnis, SDM kelautan, industri manukfatur dan jasa) yang berbasis sumber daya lokal dengan sistem ekonomi kerakyatan.
2.      Mengurangi ketimpangan sumber daya ekonomi (SDM, teknologi, pasar, dan prasarana antar wilayah).
3.      Meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan.
4.      Meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur wilayah yang mendukung terwujudnya struktur ruang yang mantap.
5.      Meningkatkan kapasitas kemampuan sumber daya ilmu pengetahuan dan teknologi.
6.      Meningkatkan penegakan hukum dalam segala bidang.
7.      Memelihara ketertiban umum, ketentraman dan stabilitas keamanan.
8.      Meningkatkan efektivitas birokrasi melalui peningkatan kualitas aparatur dan kualitas pelayanan
3.    Ciri dan Pola Pertumbuhan dan pembangunan Ekonomi Negara Sedang Berkembang
Menurut G.M. Meller dan R.E Baldwin pada umumnya Negara sedang berkembang memiliki cirri-ciri sebagai berikut:
a.         Sebagai produsen barang-barang primer
b.        Mempunyai masalah tekanan penduduk yang serius
c.         Sumber alam pada umumnya belum banyak diolah
d.        Penduduk yang masih terbelakang
e.         Kekurangan modal, dan
f.         Berorientasi pada perdagangan luar negeri
Dalam membangun, Negara sedang berkembang memiliki dua pola yaitu :
1.    Masalah  dan Prioritas
Masalah yang dihadapi adalah usaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan prioritasnya bagaimana mengentaskan kemiskinan. Dalam melaksanakan pembangunan pada umumnya secara bertahap sesuai dengn prioritas-prioritas yang menjadi titik berat setiap tahapan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengubah struktur ekonomi, dari ekonomi agraris menuju ekonomi industry sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing Negara.
2.    Mengutamakan pembangunan ekonomi
Sasaran utama pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembalikan harga diri masyarakat.
4.    Dampak Positif  Pertumbuhan dan Pembangunan
Dampak positif yang ditimbulkan oleh adanya pertumbuhan dan pembangunan:
a.    Menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.
b.    Meningkatkan pendapatan masyarakat secara keseluruhan.
c.    Membawa perubahan pada struktur ekonomi dari agraris menuju ekonomi industri
d.   Mengurangi kesenjangan antara golongan masyarakat kaya dan miskin
e.    Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
f.     Peningkatan pada infrasturktur perekonomian.
Dampak negatif yang ditimbulkan oleh adanya pembangunan adalah:
1.      Polusi dan kerusakan lingkungan. Contohnya adanya pabrik yang menimbulkan polusi suara, polusi udara, dan limbah yang membawa berbagai macam penyakit bagi masyarakat sekitar.
2.      Meningkatnya arus urbanisasi
3.      Pembangunan infrastruktur perekonomian seringkali menggangu kesimbangan lingkungan hidup

1 komentar:

  1. tulisannya bagus, boleh tau ga pak sumbernya darimana???

    BalasHapus